Yuk Kenali Bang Edwin, Caleg Muda Dari PAN

Terlahir dengan nama Muhammad Edwin Halim di Rumah Sakit Islam Jakarta pada 19 Oktober 1984. Terlahir dari Seorang Ibu Rumah Tangga, dokter gigi, dan juga Dosen di UI bernama, Munyati Usman yang berasal dari Banjar, tapi besar di Jakarta. Sementara, ayahnya, Alimin Abdullah, merupakan seorang aktivis di berbagai organisasi dakwah, yang juga seorang pengusaha di bidang perminyakan.

Beliau mendapatkan pendidikan Islam sejak dari dini, mulai dari TK Darul Hikmah dan SDIT-SMPIT Al Azhar II di daerah Jakarta Selatan.

Setelah Lulus SMPIT, Bang Edwin melanjutkan pendidikan ke SMA 28 Pasar Minggu pada tahun 1999.

Di tahun 2003, Bang Edwin melanjutkan studi ke Institut Teknologi Bandung (ITB), Jurusan Teknik Industri. Kemudian, Allah SWT juga memberikan kesempatan untuk Bang Edwin menyelesaikan studi di Lancaster University, Inggris.

Selepas menyelesaikan studi, beliau memulai dagang kecil-kecilan, mulai dari toko kelontong, cafe, sampai konsultan industri.

Di masa depan, Bang Edwin ingin lebih banyak lagi anak muda Jakarta Selatan yang menjadi pengusaha. Bang Edwin juga yakin sambil bekerja, siapapun bisa menjadi seorang pedagang yang kreatif.

Istri Bang Edwin yang bernama Anindita Septadiani, bekerja sebagai seorang karyawan swasta di Jakarta. Berkat dukungannya, Bang Edwin yakin menjalani semua aktivitas kewirausahaan nya.

Bang Edwin percaya jika banyak anak muda yang peduli kepada Kota Jakarta Selatan, semakin baik juga pembangunan kota kita. Dia juga ingin agar Bapak -Ibu guru mendapatkan kesejahteraan dan kapasitas yang jauh lebih baik. Bang Edwin pun percaya pendidikan dan kewirausahaan yang dipupuk sejak dini akan meberikan dampak bagi Jakarta di masa depan.

Lewat kesempatan ini, Bang Edwin ingin meminta izin dan doa kepada Bapak-Ibu, sahabat, dan kakak-kakak semua untuk mencalonkan diri sebagai anggota Legislatif Jakarta Selatan dari Partai Amanat Nasional Nomor Urut 2 Dapil VIII Wilayah Tebet, Pancoran, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Jagakarsa. Ikhtiar ini bukan untuk kekuasaan, melainkan jalan mencapai cita-cita kita bersama.

Bang Edwin sudah mendatangi 100 titik di Kecamatan Pancoran, Pasar Minggu, Jagakarsa, dan Mampang Prapatan, Hampir Semuanya mengeluh sulitnya lapangan pekerjaan. Prioritas utama saya mewakili warga Jakarta adalah mempermudah itu . Semuanya terpusat di Jakarta tetapi sendiri masih terpinggirkan.

Beliau Mengatakan, “Jika Bapak-Ibu punya satu anggota DPRD, tidak mungkin ada yang berani menolak di Rumah Sakit karena alasan biaya. tidak mungkin ada yang berani mengeluarkan anak-anak kita dari sekolah karena alasan biaya. Tetapi jika saya tidak terpilih, paling tidak Bapak-Ibu punya satu anak muda yang bisa diajak ngopi dan ngobrol soal kepentingan kita bersama “.

Saatnya Yang Muda Yang Berjuang..!!